Sejak adanya pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia lebih dari satu setengah tahun ini memberikan perubahan bagi pola konsumsi masyarakat, terlebih saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Pergeseran Perilaku Konsumen Baru Selama Pandemi

Menurut Efendi Haslim Hong (Dosen Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unika Ama Jaya), pandemi Covid-19 memberikan pengaruh dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Menurutnya ada tiga tren konsumen yang baru setelah adanya pandemi, di antaranya:

  1. Dari Oflineke Online

Kebijakan social distancing berupa PSBB atau PPKM telah merubah kebiasaan konsumen beralih melakukan transaksi secara online. Berbagai kebutuhan sehari-hari yang biasanya dilakukan offline, saat ini beralih menjadi online atau bahkan home delivery dan take away. Tidak hanya peralatan rumah tangga, saat ini makanan juga seringkali dipesan online melalui aplikasi ojek online. Kebiasaan tersebut diprediksi Efendi akan bertahan cukup lama.

  1. Konsumen IntrovertSemakin Menikmati Gaya Hidup Cocooning

Istilah Cocooning diperkenalkan oleh Faith Popcorn untuk menunjukkan orang yang menikmati hidup jauh dari keramaian dan menghindari interaksi dengan orang lain secara langsung.

Menurut Efendi, peralatan hiburan Augmented Reality (AR) akan semakin dicari di mana orang bisa menikmati jalan-jalan virtual ke negara lain atau hiburan lain hanya melalui sebuah headset.

Baca juga 7 Strategi Branding Yang Patut Di Coba

Pergeseran perilaku konsumen

  1. Peduli Terhadap Kesehatan

Negara-negara di dunia akan semakin memperhatikan isu kesehatan dan menjaga batas negara mereka dengan baik. Perjalanan lintas negara tidak akan mudah seperti sebelumnya. Data atau sertifikasi imunitas seseorang akan menjadi sebuah syarat yang diperlukan ketika hendak melakukan perjalanan ke luar negeri.

Di tingkat individu juga akan semakin peduli terhadap kesehatan jiwa dan raganya. Konsumen akan belajar mengonsumsi makanan sehat yang bergizi dan penuh nutrisi, minum suplemen dan multivitamin, tidak lupa melakukan olahraga dan meditasi. Latihan meditasi merupakan alternatif terbaik untuk menjaga kesehatan mental di masa pandemi seperti saat ini.