Mengenal Sosok Jack Ma, Si Pendiri E-Commerce Raksasa Alibaba

Roda kehidupan terus berputar itu memang benar adanya. Sama seperti yang terjadi pada Jack Ma, sang Milioner asal China, pendiri raksasa e-commerce Alibaba yang mendunia.

Memang tidak asing lagi, dulunya dia bukanlah orang yang bergelimang harta. Kesuksesan Jack Ma dengan bisnis e-commerce dia dirintis dari bawah, alias dari nol. Dulu, bisa dibilang, dia orang yang tidak ‘punya’. Namun kehidupannya berubah drastis ketika berhasil meluncurkan Alibaba.

Kekayaan yang dimiliki Jack Ma membuat dirinya pernah dinobatkan menjadi orang terkaya nomor 7 di dunia. Kendati dirinya tidak lagi berada di peringkat tersebut, namun sejumlah kekayaan Jack Ma kian bertambah dari tahun ke tahun.

Lalu, di balik kesuksesan hidupnya ini, Seperti apa sosok Jack Ma yang sebenarnya dalam meraih mimpinya?

1. Seorang yang Gigih

Tidak malas. Inilah yang pasti ada dalam diri Jack Ma untuk menggapai cita-cita dan keinginannya menciptakan bisnis perdagangan onlinenya. Untuk itulah dia kenal sebagai orang yang gigih.

Jadi, Jack Ma bukanlah orang yang suka bermalas-malasan. Setiap detik waktu yang ia miliki selalu dimanfaatkan untuk hal-hal yang berguna. Hal ini dibuktikan dari bisnis yang digelutinya. Waktu yang ia miliki digunakan untuk membangun Alibaba menjadi bisnis berskala global.

Ia pun telah menghadirkan banyak inovasi terkait bisnis yang dijalankannya. Prinsip Jack Ma, segala sesuatu membutuhkan pengorbanan. Dan inilah Jack Ma sekarang. Dirinya berhasil menjadi salah satu orang terkaya di China.

2. Pantang Menyerah

Bukan tanpa rintangan. Seorang yang sukses seperti Jack Ma pun juga tak luput dari kegagalan dalam menjalankan bisnisnya. Namun, ia tidak menjadikan kegagalan tersebut sebagai langkah untuk berhenti berkreasi.

Jack Ma justru menjadikan kegagalannya sebagai sebuah undian berhadiah. Di mana dirinya semakin gigih bekerja untuk membuktikan kalau dirinya bisa. Kerja keras dan semangat pantang menyerah akhirnya berbuah manis. Kini, Jack Ma dinobatkan sebagai salah satu orang terkaya dunia. Dan pastinya, hidupnya juga jauh lebih baik ketimbang dahulu kala.

3. Tidak Mengabaikan Orang Lain

Berbagai terobosan baru telah diciptakan oleh Jack Ma untuk membawa Alibab ke ranah global. Salah satu ide yang pernah terlintas di pikirannya adalah menciptakan metode pembayaran berbasis elektronik yang diberi nama Alipay.

Alipay ini pun pernah mendapatkan kritik dan cemooh dari pebisnis lainnya. Banyak pebisnis yang menilai bahwa Jack Ma adalah orang gila karena terlalu ambisius dalam mengembangkan usahanya. Akan tetapi, ternyata ia berhasil dengan Alipay miliknya itu. Sehingga setiap orang yang berbelanja di Alibaba mendapat kemudahan dalam bertransaksi. Ini tentu semakin meningkatkan loyalitas pengguna dan pelanggan e-commerce milik Jack Ma itu.

4. Memanfaatkan Masa Muda untuk Berbisnis

Bagi Jack Ma, masa muda justru merupakan waktu yang harus dimanfaatkan untuk membangun sebuah usaha. Menurut ia, usia mudah menjadi usia yang paling tepat untuk memulai bisnis. Sebab anak muda cenderung masih memiliki keberanian lebih dalam mengambil risiko ketimbang orang yang sudah masuk usia tua.

Jack Ma bahkan berpendapat kalau orang yang sudah berusia 50 tahun ke atas, akan lebih sulit mengembangkan bisnis karena terlalu takut akan kegagalan. Untuk itulah ia sering berpesan pada anak muda agar tidak menyia-nyiakan masa mudanya untuk hal-hal yang tidak berguna.

Menurut dia, boleh saja bersenang-senang, tapi jangan menjadikan kesenangan berada di urutan pertama. Tetapi, pikirkan masa depan yang bahagia di mana tidak akan kesulitan dalam hal finansial.

5. Merancang Sistem dengan Baik

Dalam menjalankan bisnis, Jack Ma bukan tidak pernah mengalami kegagalan, tapi justru sering. Ia bahkan menelan kerugian yang besar saat pertama kali mengembangkan Alibaba. Ia juga mengakui, bahwa kegagalan ini karena dirinya kurang merancang sistem dengan baik, mulai dari keuangan, manajemen, hingga delegasi tugas karyawan.

Akan tetapi, Jack Ma berhasil belajar dari kesalahan tersebut. Di kesempatan berikutnya, ia mulai merancang suatu sistem yang baik agar bisnis yang dijalankannya berkembang. Bisnis tersebut akhirnya ia kelola sebaik mungkin hingga menjadi sukses seperti sekarang ini.

6. Membangun Jaringan Bisnis

Dalam berbisnis, bukan hal yang asing lagi akan seringnya dihadapkan dengan persaingan dari pebisnis lain, yang notabenenya lebih sukses dibandingkan kita. Nah, justru di sinilah sebenarnya kesempatan kita untuk membangun jaringan bisnis yang lebih luas.

Jangan ragu dan enggan menyapa pebisnis lain. Anda bisa memulainya dengan bahasan sederhana sebelum akhirnya pembahasan mengarah yang lebih intens.

Sebab, jaringan bisnis yang luas akan membuat bisnis yang dirintis dan digeluti ini akan jauh lebih berkembang. Karena dengan membangun jaringan, maka akan memiliki banyak orang yang mendukung jalannya usaha Anda.

Jangan Takut Berbisnis, Mulailah dan Kembangkan dengan Baik

Memulai bisnis memang bisa dibilang tidak mudah. Pun demikian, berbisnis juga bukan hal yang sulit dilakukan. Berani memulai dan tidak takut untuk mengambil risiko adalah salah satu kunci menuju Anda sukses. Jack Ma berpesan, kegagalan bukanlah hal harus ditakuti, melainkan harus dihadapi karena siapapun pasti akan gagal sebelum akhirnya kegagalan tersebut berhasil mengantarkan kita pada gerbang kesuksesan.

 

 

Sumber: cermati.com

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *