Ingin Beralih dari Karyawan ke Pengusaha? Ikuti Tips Berikut

Beralih profesi dari karyawan menjadi pengusaha tentu bukan hal mudah. Hal tersebut tidak serta merta membuat kita begitu saja meninggalkan pekerjaan yang sudah kita cintai. Apalagi jika pekerjaan yang selama ini digeluti cukup nyaman dan cocok. Namun apabila beralih profesi menjadi pengusaha bisa mewujudkan impian selama ini, kenapa tidak?

Di bawah ini ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum beralih profesi menjadi pengusaha dilansir dari laman seribupeluang.blogspot.co.id

1. Siap memulai semuanya dari awal

Untuk menjadi seorang pengusaha berarti Anda siap memulai semuanya dari nol, karena dalam merintis sebuah usaha hal pertama yang harus ditanamkan ialah niat di hati. Pastikan Anda bersugguh-sungguh merintis usaha yang dibarengi dengan kerja keras dari awal.
Apabila di masa lampau Anda pernah berbisnis dan mengalami kegagalan sebelumnya, maka jangan sampai itu menjadi beban. Jadikan hal tersebut sebagai motivasi terbesar untuk bisa sukses di bisnis kali ini. Jangan sampai masa lalu menghalangi Anda untuk melakukan apa yang diinginkan.

2. Apa yang ingin dilakukan?

Inilah pertanyaan yang harus dijawab oleh calon pengusaha. Nah, untuk mengetahui jawaban dari pertanyaan tersebut maka tanyakan pada diri Anda sendiri, “Apa keahlian yang Anda milik? Apa passion Anda?”

3. Cari mentor yang tepat

Apakah Anda membutuhkan mentor? Jawabannya iya,jika memang Anda ingin menggeluti bisnis yang cukup bernilai terutama dari segi modal. Karena dengan memiliki pembimbing bisnis yang tepat akan membantu untuk menentukan langkah mana yang tepat dan yang seharusnya diambil. Dengan adanya mentor pula, Anda bisa menghemat biaya dan waktu karena semua yang dilakukan sudah ada yang mengawasi atau minimal mengarahkan.

4. Tahu waktu yang tepat 

Dalam proses peralihan dari karyawan ke pengusaha alangkah baiknya jika Anda tetap bekerja terlebih dahulu. Ingat, memulai sebuah bisnis membutuhkan proses yang panjang. Jika Anda berhenti dari pekerjaan yang sudah menghidupi Anda selama ini maka dikhawatirkan kondisi finansial akan terganggu.
Apabila bisnis sudah mengalami perkembangan dan penghasilan sudah menyamai gaji bulanan Anda, maka tidak ada salahnya jika saat itulah anda harus berhenti menjadi karyawan dan serius mengembangkan bisnis.

5. Efektif dan efisien

Dalam sehari manusia sama-sama memiliki waktu 24 jam. Ada beberapa orang yang mampu menyelesaikan sebuah pekerjaan lebih banyak dari waktu yang telah di tentukan. Hal itu terjadi karena orang tersebut mampu mengatur efisiensi waktu dan mengatur waktu dengan sebaik mungkin.
Ketika Anda masih menjadi karyawan dan juga memiliki sebuah bisnis, maka Anda harus mengatur keefektifan waktu dengan sebaik mungkin. Anda juga harus bisa membagi waktu antara bekerja dengan istirahat. Kuncinya, jangan menyia-nyiakan waktu yang ada, action dan barengi dengan kerja keras.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *