Cara Mengajari Anak Berbisnis Sejak Kecil

Senangnya memiliki buah hati yang sedang dalam masa pertumbuhan. Anak di usia ini biasanya sudah mulai ingin tahu tentang berbagai hal.

Mengelola bisnis sebenarnya bisa diterapkan pada anak, karena berbisnis juga merupakan pembelajaran tentang cara mendapatkan uang dari menjual sesuatu produk.

Anak-anak bisa kita ajarkan juga mengenai bagaimana mengelola keuangan dengan baik dan benar nantinya. Tentu pembelajaran dalam berbisnis ini dikemas dengan cara sederhana agar mudah dimengerti sang anak. Berikut ide bisnis yang bisa Anda coba untuk melatih anak Anda sekaligus menjadi pemasukan dan menyehatkan keuangan keluarga:

1. Menerima Pesanan Kue

Sebagai orangtua, khususnya para ibu, memasak adalah bagian dari kehidupan rumah tangga. Namun jika memiliki keterampilan lain dalam hal memasak, seperti membuat kue misalnya, Anda bisa menjadikan ini sebagai peluang bisnis.

Kenapa tidak mencoba berbisnis di bidang ini, dengan menerima pesanan kue dari tetangga atau saudara. Ajaklah anak Anda untuk bersama-sama membuat kue pesanan tersebut. Membuat kue tentu akan lebih seru bila dilakukan bersama sang buah hati tercinta, bukan?

2. Menjadi Guru Tutor

Anda tidak perlu menjadi guru les untuk anak-anak yang usianya sudah besar. Nah, justru yang lebih dibutuhkan biasanya menjadi guru tutor untuk anak-anak di tingkat TK (Taman Kanak-Kanak).

Menjadi guru tutor untuk tingkat kanak-kanak tentunya membutuhkan beberapa hal seperti alat peraga, mainan, buku gambar, dan sebagainya. Jika Anda memiliki anak kecil, Anda bisa mengajarinya menjadi seorang guru dan berinteraksi dengan yang lain.

3. Menjual Barang yang Tidak Terpakai

Ide bisnis ini cukup sederhana. Jika di sekitar rumah Anda begitu banyak barang yang dibeli namun tidak digunakan, sebaiknya ubah barang-barang itu menjadi uang.

Pilih dan pisahkan jenis barang-barang yang tak terpakai tersebut, buatlah tenda berjualan di depan rumah. Sebab, berjualan di lokasi sekitar rumah tentunya bisa mengajak anak ikut berjualan, bukan? Dan itu biasanya memberikan semangat baru buat si kecil.

4. Membuat Kerajinan Tangan

Anak-anak biasanya suka dengan kegiatan membuat kerajinan tangan. Dari kegiatan ini, kita juga menjadikannya sebagai sumber usaha. Mulai saja terima pesanan kecil-kecilan untuk jasa semacam ini. Misal, membuat hiasan ulang tahun atau pernikahan. Semakin banyak orderan, portofolio juga bisa semakin banyak, sehingga mencari orderan lainnya pun semakin mudah.

5. Menerima Pesanan Memasak

Selain membuat kue tadi, bagi Anda yang hobi di dapur, bisa juga menerima pesanan memasak. Usaha ini nantinya seperti usaha catering skala kecil. Buatlah makanan sehari-hari yang cukup populer dengan kualitas rasa yang enak tentunya.

Anda bisa membuat aneka masakan yang bisa ditawarkan kepada para orangtua yang mengantarkan anak-anaknya sekolah. Nah, si kecil pun akan melihat kegiatan Anda dan ini merupakan contoh membangkitkan jiwa wirausaha bagi anak Anda.

6. Penyelenggaran Acara Birthday Planner

Khusus untuk anak-anak yang bersekolah di tingkat SD, SMP, atau SMA, mungkin ide bisnis ini juga cocok untuk dimulai. Usaha ini adalah menjadi penyelenggara acara (event organiser/EO) untuk sebuah acara.

Acara yang biasanya sering diadakan untuk anak-anak seusia mereka adalah acara ulang tahun. Anda dan si buah hati bisa bersama-sama membuat birthday planner serta mengelola acara ulang tahun teman-teman anak Anda. Selain mengajarkan anak untuk berbisnis, keuntungan dari kegiatan ini lumayan juga lho.

7. Merawat Hewan Peliharaan

Untuk ide bisnis ini, mengajak anak Anda untuk bergabung juga merupakan langkah yang tepat. Anak-anak akan belajar bagaimana menyayangi hewan yang ada di sekitar kita. Bisnis ini adalah menyediakan jasa untuk merawat hewan peliharan, yang bisa dilakukan dengan cukup mudah.

 

 

 

Sumber: cermati.com

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *