Bagimana Membangun Personal Branding?

“Personal branding adalah proses dimana orang-orang dan karir mereka ditandai dengan merek. Sementara teknik manajemen swadaya sebelumnya adalah tentang perbaikan diri, konsep personalbranding menunjukkan sebaliknya bahwa kesuksesan datang dari diri –kemasan.” (wikipedia)

Menurut Sarita Sutedja dalam buku Marketing Capuccino, membangun personal branding bisa dimulai dengan membangun pola pikir. Lalu bagaimana caranya? Berikut pemaparannya:

1. Percepatan
“Mengharapkan perubahan dengan melakukan hal yang sama setiap hari adalah sebuah kegilaan”

Kata-kata Einstein tersebut memang perlu dicamkan baik-baik. Sebab untuk menjadi lebih baik dan lebih hebat, Anda memang perlu melakukan usaha yang lebih dari biasanya.

Sederhananya, kalau orang lain belajar satu jam, Anda belajar dua jam. Kalau orang lain baca dua buku per pekan, Anda baca empat buku. Intinya, lakukan sesuatu hal yang lebih memberikan “value” tambahan untuk diri agar kesuksesan segera menghampiri.

Begitu juga untuk membangun personal branding. Ketika Anda ingin menjadi unggul dan memiliki nilai tambah, maka lakukanlah percepatan.

2. Sikap terhadap waktu
Sikap terhadap waktu adalah hal yang paling penting dalam membangun personal branding. Semua orang mempunyai 24 jam yang sama setiap harinya, tapi mengapa ada yang bisa menjadi juara dan terkenal, tapi ada juga yang menjadi pecundang tanpa menghasilkan apa-apa? Sikap terhadap waktu adalah jawabannya.

3. Sistem
Untuk membangun personal branding, masukilah sistem yang membuat Anda bisa dengan lebih cepat mencapai keinginan Anda. Baik itu komunitas online atau offline yang bisa memberikan atmosfer positif bagi perkembangan diri Anda dan juga usaha yang tengah Anda rintis dan jalani.

4. Bersihkan hati
Anda boleh kaya, terkenal, sukses serta diidolakan oleh banyak orang. Namun semua itu tak akan ada nilainya di mata Tuhan. Jadilah seseorang yang sukses, terkenal, kaya dengan hati bersih dan tawadhu, sehingga semua kesuksesan bisa menjadi rahmat untuk Anda dan keluarga.

Dengan hati yang bersih, keterkenalan serta kesuksesan Anda tentu akan membawa manfaat bagi banyak orang, sehingga bisa menjadi bekal kelak di ‘rumah masa depan.’

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *