Bagaimana Bahasa Tubuh yang Baik saat Menghadapi Klien?

Bahasa tubuh menjadi hal yang cukup penting dalam keseharian kita. Baik dalam lingkungan pergaulan sehari-hari, maupun dalam menghadapi klien dan relasi bisnis. Bahasa tubuh bisa menjadi item penilaian terhadap kepribadian maupun karya yang kita hasilkan.

Bahasa tubuh tersebut bisa berupa senyum, kontak mata, raut wajah maupun gerak tangan. Untuk menuju kesuksesan karir, bahasa tubuh kita juga harus dilatih. Nah, berikut adalah beberapa contoh bahasa tubuh sebagai bekal Anda ketika menghadapi klien atau relasi bisnis:

 
1. Senyum
Senyum bisa dibilang sebagai jendela hati. Senyum yang tulus akan menampakan aura positif bagi lawan bicara Anda. Suasana juga bisa menjadi cair dan menyenangkan dengan senyum santai yang Anda perlihatkan kepada lawan bicara atau klien Anda.
2. Salam dan berjabat tangan
Ucapkankan salam lalu berjabat tanganlah ketika Anda baru bertemu dan akan memulai pembicaraan dengan klien atau relasi bisnis Anda. Hal itu akan mengesankan bahwa Anda senang bertemu mereka dan menghormati serta menghargai pertemuan tersebut. Selain itu, kesan hangat juga akan muncul saat Anda memulainya dengan salam dan berjabat tangan.
3. Kontak mata positif
Kontak mata yang positif akan membuat Anda terlihat antusias dan menghargai sang lawan bicara. Namun jangan tatap lawan bicara Anda terus menerus, hal itu bisa membuat lawan bicara Anda gelisah. Tatap seperlunya dan tunjukan bahwa Anda tengah memperhatikan apa yang disampaikan oleh lawan bicara Anda.

3. Santaikan bahu
Buatlah pertemuan Anda menjadi sesantai mungkin, tapi tetap terlihat serius. Salah satu indikasi Anda mulai serius dan tegang adalah posisi bahu Anda yang mulai naik dan condong ke depan. Karena itu buat santai posisi bahu Anda, sehingga Anda pun bisa duduk dengan nyaman saat berbicara dengan klien atau relasi bisnis Anda.
4. Duduk tegak
Duduk tegak akan menambah rasa percaya diri. Jika posisi duduk Anda terlihat mambungkuk, hal itu akan mengesankan Anda kurang bergairah dan tidak antusias menyambut pembicaraan dan pertemuan yang tengah dilakukan.
5. Jangan silangkan kaki dan tangan
Menyilangkan tangan atau kaki dapat menandakan bahwa Anda adalah pribadi yang tertutup. Selain itu, bahasa tubuh Anda menjadi terlihat lebih kaku dan tidak santai. Lebarkan posisi kaki agar Anda terlihat lebih percaya diri.
6. Hindari gerakan yang menandakan Anda gelisah
Mungkin tanpa sadar kita sering melakukan gerakan yang dapat memperlihatkan kegelisahan seperti mengetuk-ngetukan jari ke meja, menggoyang-goyangkan kaki atau juga berulang kali mengelap kening. Jika Anda mempunyai kebiasaan seperti itu, mulai sekarang kurangilah kebiasaan tersebut agar Anda lebih santai dan fokus ketika berhadapan dengan lawan bicara.

 

7. Mengangguk dan dengarkan lawan bicara
Mengangguklah pada saat diperlukan, sebab itu menandakan Anda memperhatikan apa yang tengah dibicarakan. Dengarkan dengan baik dan jangan sampai Anda memotong pembicaraan.

 

 

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *