7 Tips untuk Membangun Bisnis Saat Menjadi Karyawan

Kita pasti sering mendengar kalimat “Jangan mau jadi karyawan terus, harus bangun usaha sendiri!”

Hati-hati menanggapi pandangan seperti ini. Bukan berarti kamu harus meninggalkan pekerjaanmu saat ini juga. Apalagi kalau kamu memang belum mempunyai banyak pengalaman dalam bekerja di bawah orang lain. Karena untuk memulai bisnis tidak harus ‘tidak jadi karyawan’ yang bekerja dari pagi sampai sore. Jika pekerjaanmu itu membantumu mengembangkan skill, membangun jaringan, memperluas pengetahuanmu dan menjadi wadah yang tepat untuk menyalurkan skillmu. Jangan tinggalkan dulu.

Banyak pengusaha sukses yang tidak meninggalkan pekerjaan mereka sebelum bisnisnya mencapai poin tertentu sesuai targetnya dan membuatnya independen secara finansial. Ambisi memang penting, tapi tidak cukup untuk kamu jadikan modal membangun bisnis. Memelihara motivasi dan dorongan selama masa transisi dari karyawan menjadi seorang pengusaha adalah sesuatu yang genting. Akan sangat rentan prinsip kita berbelok pada masa transisi ini. Beberapa langkah yang bisa kamu ambil saat ini juga ketika kamu masih berstatus karyawan yang bisa membuatmu tetap pada jalur dan melangkah maju.

1. Mantapkan motivasi dan alasanmu untuk memulai bisnis

Mantapkan dulu motivasi atau alasan kamu ingin berbisnis. Camkan dalam hati dan pikiran sampai susah untuk digoyahkan. Motivasi setiap orang variatif, bisa jadi agar independen secara finansial, bisa mengatur waktu sendiri, ingin memaksimalkan passion, atau kelak ingin berada di rumah bersama anak-anak dan membantu orang lain. Apapun alasanmu, mengetahui dan menanamkan motivasi itu dalam diri akan menjagamu tetap fokus dan berkomitmen terhadap mimpimu di saat-saat sulit
2. Teguhkan dirimu terhadap mimpimu

Mempunyai hasrat untuk mengerjakan sesuatu versus berkomitmen untuk mengerjakan sesuatu tersebut sangatlah berbeda. Ketika kamu berkomitmen terhadap mimpimu, kamu sedang membuat sebuah tanggungjawab mengikat yang akan dilalui menuju kesuksesan. Artinya kamu sudah ‘menceburkan diri’, menemukan solusi saat berhadapan dengan rintangan dan tidak berhenti, tak peduli apapun yang terjadi. Berjanji pada dirimu sendiri, dan katakan janji itu pada orang-orang dalam kehidupanmu.

3. Buat visi personal untuk bisnismu

Buat perencanaan satu tahun ke depan tentang apa yang kamu harapkan dalam bisnismu dari sekarang. Buatlah dengan spesifik dan detail. Jabarkan secara rinci pada hari idealmu, kegiatan apa yang akan kamu ikuti, siapa yang nantinya akan menjadi konsumenmu, berapa banyak konsumen yang kamu miliki dan apa pemasukan bulananmu.

Ucapkan visimu itu setiap pagi dan malam, bayangkan selalu hasil yang positif, bisnis yang berkembang dan semarak dengan tetap bersemangat menjalankan prosesnya.Dengan begitu kamu akan bisa membuat keputusan baik setiap harinya dan abaikan pikiran-pikiran negatif yang membuat pesimis.

4. Bergabung dengan grup mapan

Kelompok mastermind adalah kelompok mentoring peer-to-peer yang mengadakan pertemuan rutin untuk mendukung satu sama lain, menguras gagasan dan ide serta berbagi nasehat juga bekerja melalui tantangan bersama-sama. Mastermind grup bisa sangat bagus untuk membantumu tetap akuntabel dan termotivasi.

5. Membenamkan dirimu dalam belajar

Lakukan penelitian dan pelajari banyak hal yang bersangkutan dengan bisnismu. Kamu bisa mendapatkan banyak sekali informasi bermanfaat dari internet yang bernilai informatif untuk membangun bisnis yang sukses. Mengikuti kursus, sewa seorang coach atau mentor. Dengarkan rekaman atau audiobooks selagi di perjalanan berangkat kerja. Semakin banyak kamu belajar dan menjadi ahli di bidang itu, semakin percaya diri, termotivasi dan sukses pula kamu ke depannya.

6. Tetap positif tentang kerja harianmu

Setiap hari, akui sesuatu yang kamu apresiasi tentang pekerjaan. Karena kultur kerja harian bisa saja memberikanmu rekan kerja yang nyaman, mendukungnmu dan atau kamu menikmati saat-saat libur kerja. Tetap nikmati kursi nyaman di kantormu atau kopi yang biasa kamu minum sambil bekerja. Poinnya ialah untuk mencari hal-hal baik. Semakin kamu fokus terhadap nilai positif tentang situasimu saat ini, semakin kamu akan sukses ke manapun situasi membawamu. negative thinking hanya menguras tenagamu.

7. Set goals harian

Ambil langkah kecil dan terukur setiap harinya menuju bisnismu, mengertilah bahwa akan ada saatnya upayamu terlihat tidak memberikan progres apapun. Langkah awal memang akan terasa membosankan, tapi ingatlah bahwa semua itu merupakan bagian penting dari membangun bisnis. Dengan mengambil langkah setiap harinya, melakukan hal yang biasa, kamu akan mulai melihat hasilnya. Semakin banyak progres yang kamu hasilkan, semakin percaya diri dan menambah tekadmu untuk terus maju.

 

 

(diterjemahkan dari enterpreneur.com)

 

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *