5 Kesalahan Media Sosial yang Mengancam Karir Anda

Tahukan Anda bahwa satu tweet yang salah bisa membuat Anda kehilangan bukan saja follower, namun juga pekerjaan Anda? Menurut Miriam Salpeter, penulis Social Networking for Career Success, media sosial saat ini tidak bisa dianggap sepele lagi.

Jadi, bagaimana memastikan bahwa kebiasaan Anda di jejaring sosial tidak mengganggu karir Anda? Mulailah dengan menghindari kesalahan-kesalahan berikut:

Kesalahan #1: Tidak tahu kebijakan perusahaan

“Bisnis biasanya menambahkan ketentuan tentang media sosial dalam buku panduan karyawan mereka,” kata Mike Haberman, konsultan sumber daya manusia untuk Omega HR Solutions.

Jadi, mungkin sekarang saat yang tepat untuk membaca kembali semua dokumen yang Anda terima ketika pertama kali bekerja. Ingatlah, perusahaan selalu memiliki cara untuk memecat seseorang jika merasa itu perlu, begitu saran Salpeter.

Jadi penting untuk mengetahui apa yang mungkin membuat Anda dalam kesulitan sebelum Anda melakukannya. Jika tidak ada kebijakan tentang itu dalam buku panduan, aturlah pertemuan dengan HRD untuk mencari tahu.

Kesalahan #2: Membuat kontroversi

Mempromosikan keyakinan dan pandangan politik memang telah menjadi hal biasa di Facebook dan Twitter belakangan ini. Namun Salpeter mengingatkan bahwa jenis posting seperti ini dapat menjadi boomerang bagi Anda di tempat kerja. Jika sesuatu tampak ofensif bagi HRD Anda, itu bisa mengakibatkan teguran atau bahkan pemutusan hubungan kerja.

Kesalahan #3: Aktivitas online terlalu negatif

Mungkin saja Anda datang ke kantor dengan mengomel dan mengeluh sepanjang hari. Tapi ingat, jangan melakukannya secara online. HRD dapat melihat serangkaian komentar kasar dan marah sebagai alarm– entah itu terkait pekerjaan atau tidak. “Itu menunjukkan temperamen dan sikap Anda,” kata Salpeter.

Jadi tahan tweet kemarahan Anda pada sesuatu terutama ketika Anda hendak melamar pekerjaan, Salpeter menyarankan.

Kesalahan #4: Menerima “friend request” dari bos tanpa berpikir

Umumnya, bukan ide yang baik mencari akun bos di Facebook. Berteman dengan bos di media sosial dapat menjadi hal yang rumit. Nah, sebelum berada dalam posisi tersebut, ubahlah pengaturan profil Anda.

Namun, jika “friend request” sudah menunggu, cara terbaik yang bisa dilakukan adalah membersihkan profil Anda. Kemudian terima “friend request” dan selalu waspada pada apa yang akan Anda posting di media sosial.

Kesalahan #5: Semua situs jejaring sosial diperlakukan sama

Jika Anda mencoba mempertahankan merek pribadi yang kuat, Anda harus aktif di berbagai situs media sosial. Namun tidak semua akun media sosial Anda harus berhubungan dengan pekerjaan.

Jika tweet dan posting Anda cenderung sembrono, jangan memasukkan pekerjan dan perusahaan Anda ke dalam bio, begitu nasihat Haberman.

Untuk kontak profesional, Anda bisa memfokuskan diri pada akun LinkedIn. Akun LinkedIn akan menjadi salah satu yang orang lihat ketika mencari Anda di mesin pencari Google.

 

 

 

Sumber: marketing.co.id

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *