4 Sisi Negatif Bekerja Dari Rumah

Dengan kemajuan teknologi kegiatan kantor bisa dilakukan di rumah. Bekerja dari rumah memberikan kita waktu yang fleksibel, bisa menghemat waktu di jalan, menghemat ongkos transportasi dan bensin. Tapi, bekerja dari rumah ternyata tak selalu baik. Mungkin ada sebagian dari kita yang bekerja dari rumah merasakan empat hal berikut ini:

Kehidupan sosial jadi berkurang. Ketika bekerja di rumah, otomatis kita tidak memiliki persahabatan dengan teman-teman kantor. Walaupun mereka yang bekerja di kantor tidak memiliki hubungan yang cukup dekat dengan teman-teman pekerja lainnya, tapi setidaknya mereka masih punya pilihan untuk bisa mengajak mereka ngobrol atau masih ada teman-teman yang sekadar berbasa-basi menanyakan bagaimana liburan weekend lalu.

Distraksi yang menganggu. Bekerja dari rumah bisa saja justru membuka pintu untuk gangguan yang lebih banyak. Katakanlah, seorang anggota keluarga yang muncul membuka pintu atau menutup pintu bisa menjadi gangguan di saat bekerja.

Belum lagi bunyi telepon, tanda pesan, dan gangguan lain semacam itu bisa membuat fokus kita teralihkan. Untuk mengembalikan fokus membutuhkan waktu setidaknya lima belas menit. Jika ada terlalu banyak gangguan, bisa menyebabkan produktivitas menurun yang artinya waktu bekerja jadi molor.

Motivasi kurang. Bekerja di kantor menuntut kita untuk bangun lebih pagi agar terhindar dari kemacetan dan sampai di kantor tepat waktu. Tapi, bagi sebagian mereka yang bekerja dari rumah, bangun pagi membutuhkan kerja keras.

Hal ini karena mereka tak punya motivasi atau alasan cukup kuat untuk bangun pagi karena pekerjaan bisa dilakukan dari rumah. Tak ada alasan untuk menghindari macet dan pemotongan gaji karena terlambat datang.

Peluang dipromosikan kecil. Bekerja dari rumah berpotensi membuat kita kehilangan perkembangan peluang karir. Komunikasi yang intens dengan manajemen dan kunjungan ke kantor dalam rangka membuktikan dedikasi dan komitmen adalah penting jika kita tak ingin kehilangan peluang tersebut.

Hanya karena empat sisi negatif tersebut, bukan berarti kita harus kembali bekerja di kantor. Dengan menyadari potensi tiga hal itu, kita berharap bisa menghindarinya. Pastikan bahwa kita tetap bertanggung jawab dengan pekerjaan dan kehidupan pribadi di mana pun kita bekerja.

 

 

 

 

Sumber: marketing.id

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *