10 Orang Ternama Dunia yang Gagal Sebelum Sukses

Anda sedang mengalami kegagalan? Bukan hanya sekali tapi berkali-kali gagal? Anda tidak sendiri karena banyak orang yang seperti Anda.

Tidak percaya? Coba simak biografi singkat 10 orang ternama dunia yang gagal sebelum sukses berikut.

1. Bill Gates

Sebelum sukses dengan Microsoft, sosok seperti Bill Gates pun pernah merasakan kegagalan. Gates yang berasal dari keluarga kelas menengah ini mencoba memulai bisnisnya dengan bekerja sama dengan Paul Gilbert dan Paul Allen. Mereka menciptakan Traf-O-Data, sebuah mesin pemroses data.

Perusahaan pertama yang ia bentuk ini kemudian cukup berjalan baik dan bisa menghasilkan pendapatan. Namun, ketika mereka mencoba mempresentasikan mesin pemroses data itu kepada Seattle Country, mesin tersebut mengalami kerusakan.

Dari sini Bill Gates tidak pernah menyerah dan akhirnya kini bersama-sama partnernya tersebut ia telah berhasil menciptakan Microsoft yang manfaatnya dirasakan oleh hampir semua orang.

2. Oprah Winfrey

Dinobatkan sebagai orang yang paling sibuk jadwalnya di dunia, Oprah Winfrey ternyata juga pernah merasakan pahitnya kegagalan. Oprah kecil tinggal bersama ibunya, lahir dari keluarga yang tidak berada dengan lingkungan yang keras.

Ia pernah mengalami pelecehan seksual semenjak usia 9 tahun dengan pelaku keluarganya sendiri (sepupu dan pamannya). Bahkan pada usia 14 tahun, Oprah sempat hamil namun anak laki-lakinya meninggal ketika proses persalinan.

Sejak kejadian tersebut, Oprah tinggal bersama ayahnya. Sang Ayah terus memberikan dukungan agar ia fokus bersekolah hingga mendapatkan beasiswa di Tennessee State Univesity, dengan jurusan komunikasi.

Sebelum dikenal publik dan memiliki acara talkshow sendiri, Oprah juga kembali merasakan pahitnya ditolak media karena ia berkulit hitam dan dikatakan kurang cocok tampil di televisi.

Namun lihatlah, Oprah saat ini sangat sukses terutama dalam The Oprah Winfrey Show yang ditonton masyarakat dunia.

3. Colonel Sanders

Wajahnya kini terpampang di berbagai sudut kota sebagai penemu ayam goreng renyah yang banyak disukai orang. Colonel Sanders, sang pendiri KFC pun pernah merasakan sakitnya kegagalan dalam usaha.

Sebelum berjualan ayam goreng, Sanders pernah menjadi pemadam kebakaran, tukang tambal ban, sales asuransi, dan juga koki. Bahkan ia baru menemukan resep rahasia ayam goreng yang nikmat di usianya yang sudah berjalan setengah abad.

Sepuluh tahun kemudian, ia memulai usahanya sendiri dengan membuka restoran franchise yang menjual ayam goreng. Restoran yang terletak di Salt Lake City, Utah, itu kemudian mengalami kenaikan penjualan hingga 3 kali lipat dalam setahun.

Dari Colonel Sanders, kita bisa belajar bahwa tidak ada kata terlambat untuk meraih kesuksesan walaupun usia tidak muda lagi.

4. J.K. Rowling

Rasanya tidak ada orang yang tidak mengenal sosok pencipta dunia sihir Harry Potter ini. Namun tidak banyak orang yang tahu bahwa di balik kesuksesannya, ia pernah merasakan kerasnya perlakuan dunia terhadapnya.

Rowling mulai menulis buku Harry Potter semenjak tahun 1990, tahun yang sama ketika ibundanya meninggal setelah ia merawatnya dari komplikasi sklerosis selama 10 tahun.

Dua tahun kemudian, ia menikah dan memiliki seorang anak perempuan. Sayangnya di tahun berikutnya ia harus bercerai dengan sang suami dan menjadi single parent bagi anak semata wayangnya.

Saat itulah ia merasa kegagalan terbesar dalam hidupnya, karena tidak memiliki pekerjaan, janda dengan status bercerai, dan tidak memiliki uang banyak untuk membesarkan anaknya. Beberapa kali ia merasa depresi karena keadaan yang menimpanya.

Lihatlah kini Rowling menjadi penulis yang bukunya diterjemahkan ke berbagai bahasa dan dibaca oleh banyak orang, bahkan sudah difilmkan pula. Rowling kini dianggap sebagai salah satu wanita paling sukses di Inggris.

Tak hanya itu, ia pun terkenal dermawan dengan mendonasikan kekayaannya untuk orang-orang tak mampu.

5. Stephen King

Satu lagi cerita penulis terkenal yang pernah merasakan gagal sebelum sukses. Dialah Stephen King.

Sebelum banyak orang membaca karyanya, ia pernah ditolah sebanyak 30 kali oleh penerbit untuk novel pertamanya yang berjudul Carrie. Bahkan King pernah merasa sangat jenuh dan membuang draft karyanya ke tempat sampah.

Beruntung istrinya selalu percaya akan mimpi-mimpinya, sehingga ia mengambil kembali draft tersebut dan terus menyemangati King.

Sambil menulis novel, King sebelumnya bekerja pula sebagai guru bahasa Inggris. Ia juga menulis cerita pendek untuk menambah penghasilannya.

Kini, ia telah berhasil menjual sekitar 350 juta kopi novelnya karena selalu gigih dan pantang menyerah.

6. Albert Einstein

Foto Albert EinsteinAlbert Einstein dikenal sebagai ilmuwan cerdas dengan teori relativitasnya. Teori-teorinya banyak yang digunakan sebagai pondasi ilmu pengetahuan alam, terutama di bidang fisika.

Namun ternyata, hidup Albert Einstein tidak semulus otaknya yang cerdas. Ia tidak bisa berbicara hingga usianya 4 tahun, yang artinya sangat terlambat dibandingkan anak-anak normal lainnya. Ia juga mengalami kesulitan membaca hingga usianya 7 tahun.

Walau begitu, kini dunia sudah mengenalnya dengan segala macam teorinya yang mengantarkannya mendapatkan Nobel Fisika pada 1921.

7. Henry Ford

Henry FordHenry Ford dikenal orang sebagai salah satu orang sukses dan pendiri Ford Motor Company, salah satu perusahaan otomotif terbesar di dunia. Siapa sangka, ternyata Henry Ford pun pernah gagal sebelum sukses membangun perusahaan tersebut.

Pada usia ke-36, Ford mendirikan perusahaan pertamanya bernama Detroit Automobile Company, yang kemudian bangkrut. Tidak menyerah, dua tahun kemudian ia kembali membangun perusahaan bernama Henry Ford Company, yang juga kembali menemui kebangkrutan.

Baru di usahanya yang ketiga kalilah ia berhasil melakukan revolusi terhadap industri otomotif, dengan model T nya yang terkenal itu. Kini perusahaan yang dibangunnya telah berhasil menjual sekitar 17 juta unit mobil.

8. Thomas Alva Edison

Tanpa sosoknya, mungkin kini dunia masih hidup dalam kegelapan tanpa adanya cahaya di malam hari selain bersumber dari bulan. Edison adalah orang yang menciptakan teknologi bohlam lampu yang bisa dijual secara komersial.

Dalam percobaannya, ia harus melakukan repetisi sebanyak 9.000 kali lebih untuk mencapai kata berhasil. Setiap kali gagal dalam percobaannya, Edison selalu menekankan pada dirinya bahwa ia tidak sedang melakukan kegagalan.

Ia hanya sudah menemukan 9.000 cara yang tidak berhasil, dan terus memotivasi diri bahwa kesuksesan sudah semakin dekat karena ia sudah paham cara-cara apa yang tidak berhasil.

9. Walt Disney

Walt DisneyBerjalan-jalan ke Disneyland tentunya diidam-idamkan oleh semua orang. Namun tahukah Anda bahwa sang pendirinya, Walt Disney, pernah merasakan kegagalan sebelum sukses membangun bisnisnya?

Disney pertama-tama membuka usaha studio animasi yang berujung kebangkrutan. Hal ini disebabkan walaupun kartun yang diciptakan perusahaan Laugh-O-Gram ini menarik banyak perhatian orang, namun dengan biaya pekerja yang sangat tinggi kemudian ia mengalami kebangkrutan.

Setelah itu Disney pindah ke California untuk memulai bisnis barunya. Semua orang yang pernah merasakan kebangkrutan pasti tahu sulitnya memulai kembali dan percaya akan sebuah kesuksesan.

Seperti halnya Disney, ia kemudan mencoba bangkit dan mendirikan Walt Disney Company dengan belajar untuk tidak mengulang kesalahan-kesalahan sebelumnya.

Kini kita bisa saksikan sendiri Walt Disney Company sangat produktif dalam memproduksi kartun, film animasi, hingga membuat taman bermain di seluruh dunia.

10. Sir James Dyson

Sir James DysonSir James Dysoon dikenal sebagai pencipta brand vacuum cleaner The Dyson yang sangat awet digunakan. Namun sebelum berhasil menciptakan mesin vakum tersebut, ia pernah gagal di usia 30 dengan mesin sebelumnya yang dinamakan Hoover Vacuum. Semakin lama, mesin tersebut semakin lemah daya isapnya untuk membersihkan ruangan.

Kemudian Dyson berpikir bahwa untuk membuat mesin yang memiliki daya isap kuat, ia harus mengaplikasikan konsep pemisahan siklon. Setelah kegagalan percobaan sebanyak 5.126 kali, ia baru berhasil menciptakan mesin yang kuat.

Bahkan setelah itu pun ia masih harus menghadapi tantangan ditolaknya mesin ini oleh semua distributor di Inggris karena belum ada yang berani mengambil risiko mesin model baru.

Dyson tidak pernah menyerah. Ia kemudian memasuki pasar Jepang dan memenangkan penghargaan industrial di sana. Tiga tahun kemudian, ia mendapatkan paten dari Amerika Serikat untuk produk yang diciptakannya tersebut.

 

 

 

 

Sumber: cermati.com

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *